Bayangkan, berapa ton kertas dan berapa banyak pohon harus ditebang didunia jika kita semua harus membeli koran, majalah, novel, buku pelajaran, dan buku tulis.
Buku elektronik yang lebih dikenal dengan e-book memberi kontribusi sangat berarti pada kelangsungan hidup. Dengan teknologi itu, produksi kertas dapat ditekan, sehingga kita tak perlu menebang terlalu banyak pohon. Atau bisa juga dengan menanam kembali pohon yang sudah di tebang. Tetapi walaupun menanam kembali pohon yang sudah di tebang, cara itu tidak akan dapat dengan cepat menutupi kebutuhan yang dibutuhkan. Karena pohon tidak langsung besar, pohon memerlukan proses untuk tumbuh menjadi besar dan dapat di gunakan untuk kebutuhan industri kertas atau tisu.
Keunggulan penggunaan buku elektronik adalah tidak makan tempat, tidak makan tempat karena buku elektronik merupakan soft copy , sehingga tidak memerlukan tempat yang berlebihan seperti rak buku ataupun ruang buku untuk menyimpan buku secara fisik dan akan membutuhkan banyak tempat untuk meletakkan buku-buku yang dibeli, karena buku elektronik hanya membutuhkan hard disk / flash disk untuk menyimpannya.
Biayanya pun lebih terjangkau apabila dibandingkan dengan pembuatan buku secara fisik dengan tebal 200 halaman sebanyak 1000 buku, biaya cetaknya saja bisa sekitar 10 juta rupiah. Bila dibandingkan dengan cetak e-book yang hampir gratis, berapapun jumlah yang akan dicetak hingga tidak terbatas, tidak akan menambah biaya cetak e-book.
Jadi mulailah untuk sedikit demi sedikit mengurangi pembuatan buku, dan beralih ke teknologi buku elektronik yang dapat menghemat hampir dalam segala hal, dan yang terlebih penting adalah melindungi bumi kita dari ancaman ketandusan karena penebangan pohon demi kebutuhan industri yang dapat merusak lingkungan.
referensi:
- http://infosukoi.blogspot.com/2012/10/10-teknologi-yang-sangat-berguna-bagi.html
- http://duniaebook.wordpress.com/2009/01/14/5-keunggulan-e-book-dibandingkan-buku/
Nama : Aprilianto Chayadi
Dosen : Adityo Pratomo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar